Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sirih

Perempuan Ranub

Gambar
Oleh: Mellyan PAPAN peringatan itu dipasang pada lempeng besi. Isinya larangan bagi pedagang kaki lima berjualan di muka Pasar Atjeh dan pintu masuk Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Tapi tempat ini selalu ramai pedagang, mulai dari pedagang buah-buahan hingga pakaian. Mereka berebut pembeli. Mereka seperti mengabaikan larangan itu. Di antara pedagang tersebut, ada sejumlah perempuan yang menjual barang yang sama. Jumlahnya lebih dari 15. Sebagian menggunakan gerobak beratap yang seragam. Di Aceh, gerobak itu disebut ‘jambo’. Di bagian atas jambo tertulis “Jambo Ranub Aceh”. Dalam bahasa Indonesia, ranub adalah sirih. Salah satu jambo tadi milik Fatmawati, perempuan asal Sigli, Pidie. Umurnya di atas 50-an. Uban menyembul dari balik selendang ungu yang menutupi kepalanya. Wajahnya penuh keriput. Namun bibirnya tetap saja merah. Bukan karena gincu, tapi akibat kebiasaan mengunyah sirih. Di atas jambonya terdapat kotak kaca yang berisi sirih yang sudah digulung dan dibentuk...